Kegunaan Suntik Insuline



kegunaan suntik insuline

         Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Suntik Insuline. Ia sering dikaitkan dengan penderita penyakit diabetes mellitus. Sebelum membahas tentang suntikan atau terapi insulin, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu apa itu insulin dan apa perannya bagi tubuh. Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh sel beta yang ada di pankreas. Ia membantu untuk membuat glukosa masuk kedalam sel-sel darah untuk kemudian diubah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Sedangkan sisa glukosa yang tidak terpakai menjadi energi akan disimpan sebagai cadangan energi atau glikogen didalam hati, otot dan lemak.
         Tanpa hormon insulin, maka kita akan kesulitan untuk mencerna makanan. Makanan dicerna untuk kemudian diambil nutrisinya dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar agar tubuh mampu beraktifitas. Jika kita hanya mengonsumsi makanan maka tanpa diolah oleh hormon insulin maka kadar glukosa dalam darah bisa sangat tinggi dan membahayakan kesehatan. Hormon insulin khususnya mengubah makanan yang mengandung karbohidrat dan gula menjadi glukosa yang selanjutnya diubah lagi menjadi energi.
         Jika terdapat kondisi dimana pankreas tidak bisa memproduksi insulin maka itu disebut diabetes tipe 1. Dan jika pankreas memproduksi insulin dalam kadar rendah atau sel-sel tidak mampu merespon terhadap insulin (resistensi insulin) maka itu disebut dengan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 biasanya merupakan penyakit bawaan dan sering terjadi pada anak-anak. Sedangkan diabetes tipe 2 biasanya dipengaruhi oleh life style dan menimpa dewasa serta lanjut usia.

         Pengobatan yang digunakan untuk mengatasi diabetes mellitus baik tipe 1 ataupun tipe 2 biasanya menggunakan terapi insulin. Penderita diabetes tipe 1 sangat bergantung pada insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 selain menggunakan terapi insulin, juga harus mengonsumsi sejumlah obat-obatan yang berguna untuk menurunkan kadar gula darah. Pemberian terapi insulin ada dua macam yaitu:

- Short term theraphy
         Short term theraphy atau terapi jangka pendek suntik insulin biasanya diberikan kepada pasien yang baru didiagnosa terkena diabetes dengan tingkat keparahan yang masih bisa disembuhkan dan ditanggulangi. Terapi insulin jangka pendek ini bisa berlangsung selama satu sampai dua bulan tergantung kondisi pasien. Maksud dari pemberian terapi insulin jangka pendek ini ialah untuk membuat sel beta pankreas beristirahat dan memulihkan diri. Saat sudah membaik dan mampu memproduksi insulin dengan baik maka terapi insulin dihentikan.
         Misalnya saja jika penderita baru saja didiagnosa terkena diabetes dengan kadar gula dibawah 500 maka dokter biasanya akan memberikan terapi insulin jangka pendek. Saat kadar gula tinggi maka pankreas akan bekerja lebih berat untuk menghasilkan hormon insulin agar bisa menurunkan gula darah. Maka saat diberikan terapi insulin pankreas setidaknya akan beristirahat sejenak dari kerja beratnya karena mendapat bantuan dari insulin eksternal. Setelah satu sampai dua bulan setelah pankreas sehat kembali maka terapi bisa dihentikan dan penderita bisa sembuh dengan dibantu konsumsi obat-obatan atau tablet insulin yang bersifat ringan.


- Long term theraphy
         Terapi insulin jangka panjang biasanya dilakukan pada penderita diabetes yang sudah kronis atau sudah lama. Biasanya ini merupakan penderita yang sudah tidak bisa ditangani dengan pemberian tablet insulin artinya tablet sudah tidak berpengaruh untuk penyakitnya. Tidak hanya jangka panjang namun Suntik Insuline bagi penderita diabetes yang sudah lama dan parah biasanya bersifat permanen. Hal ini dilakukan biasanya pada penderita diabetes tipe 1 dimana sejak awal pankreasnya memang sudah rusak dan tidak bisa memproduksi hormon insulin. Sehingga seumur hidupnya pasien sangat bergantung pada terapi insulin.
         Terapi jangka panjang biasanya juga diberikan pada penderita diabetes tipe 2 yang sudah kronis. Pada kasus diabetes tipe 2, penderita mengalami penurunan secara perlahan. Misalnya pertama pankreas terganggu dan masih bisa ditangani dengan perbaikan pola makan. Kemudian pankreas semakin lemah maka diberikan terapi menggunakan tablet insulin. Jika tablet sudah tidak mempan lagi maka barulah diberikan suntikan insulin karena pankreas biasanya semakin rusak terlebih bagi penderita lanjut usia. Diabetes tipe 2 biasnya berfisat progresif, artinya penyakit bisa semakin memburuk seiring berjalannya waktu karena kondisi pasien yang semakin lemah termakan usia. 
Untuk jenis insulin sendiri ada beberapa macam seperti:
- Insulin kerja cepat
Untuk insulin jenis kerja cepat maka ia memiliki efek sangat cepat namun ia tidak mampu bertahan lama.

- Insulin kerja singkat
Untuk insulin jenis kerja singkat merupakan insulin yang memiliki kemampuan untuk bertahan selama batas waktu tertentu misalnya 8 jam saja.

- Insulin kerja panjang
Sedangkan untuk insulin kerja panjang maka ia memiliki efek yang mampu bekerja secara maksimal bahkan sampai 24 jam.

         Sedangkan untuk prosedur pemilihan jenis insulin untuk penderita biasanya tergantung kondisi penderita itu sendiri dan pertimbangan dokter. Apakah akan menggunakan satu jenis insulin saja atau bisa juga menggunakan lebih dari satu jenis insulin. Insulin bisa dalam bentuk tablet dan suntik. Untuk diabetes yang masih ringan biasnya diberikan tablet atau suntik insulin jangka pendek.  Untuk diabetes parah maka suntikan insulin dianggap lebih sesuai.

Lalu bagaimana prosedur suntik insulin itu?
         Pada awal terapi, dokter pastinya akan membantu penderita untuk menyuntikan insulin. Dokter kemudian akan sambil mengajari penderita bagaimana caranya menyuntikan insulin yang benar. Tidak hanya itu, dokter juga akan memberi tahu penderita bagaimana caranya menyimpan insulin dengan benar dan juga bagaimana cara membuang jarum yang aman. Hal ini dilakukan agar penderita tidak perlu bolak balik ke dokter hanya untuk suntik insulin karena suntik ini biasanya dilakukan dua kali sehari.

         Selain dengan menggunakan suntikan jarum, ada juga cara menyuntikkan hormon insulin lainnya yaitu dengan menggunakan semacam pena yang dianggap lebih praktis. Jika penderita dianggap tidak mampu untuk menyuntikkan insulin pada dirinya maka biasanya dokter akan mengajari juga anggota keluarga penderita yang akan membantu menyuntikan insulin pada penderita nantinya.

         Dengan uraian informasi diatas kita dapat mengetahui bahwa diabetes merupakan long life disease artinya membutuhkan perawatan seumur hidup bagi penderita diabetes 1 khususnya dan juga penderita diabetes tipe 2 yang sudah menahun. Kita tidak ingin bukan menjalani terapi insulin seumur hidup? Maka sebaiknya lakukan beberapa pencegahan agar tidak terkena diabetes seperti:
·         Rutin berolahraga dan aktif bergerak
·         Kurangi makanan berkarbohidrat dan gula tinggi
·         Hindari stress
·         Jauhi minuman keras
·         Berhenti merokok
·         Periksa kadar gula darah secara teratur minimal 6 bulan sekali

         Dengan pola hidup sehat, maka kita bisa terhindar dari diabetes. Dengan terhindar dari diabetes maka kita tidak harus menjalani Suntik Insuline. Menjaga dan merawat kesehatan tubuh adalah kewajiban kita sendiri karena jika ada gangguan kesehatan maka kita sendiri yang menderita. Dan bila tubuh senantiasa sehat maka kita sendiri juga lah yang akan menikmatinya.

Kegunaan Suntik Insuline Rating: 4.5 Diposkan Oleh: fandris Rohimat